Apa yang mendasari strategi untuk mengeluarkan sebuah iterasi konsol
dengan perbedaan performa untuk generasi saat ini? Langkah yang sudah
ditempuh Microsoft via Project Scorpio dan Sony via Playstation 4 Pro
ini memang menjadi langkah unik yang belum pernah ada di bisnis konsol
sebelumnya. Walaupun keduanya menjadikan pengalaman gaming di resolusi
4K dan visualisasi lebih mumpuni sebagai nilai jual, namun mereka juga
menjanjikan performa lebih baik untuk Anda yang masih bertahan di
resolusi Full HD 1080p. Bagi Sony sendiri yang baru mengumumkan
eksistensi PS4 Pro beberapa waktu lalu, langkah ini juga dibutuhkan
untuk satu hal yang tak kalah krusial – mencegah gamer melirik dan
berpindah ke PC.
Hal ini diungkapkan oleh president Sony sendiri – Andrew House dalam
wawancaranya dengan The Guardian. Ia secara terbuka menyebut bahwa
saingan utama Playstation sebenarnya bukan Xbox, melainkan PC.
Berdasarkan data yang dihimpun selama ini, ada kecenderungan bahwa gamer
biasanya akan mulai berpindah ke PC di tengah usia konsol untuk
mendapatkan pengalaman gaming dengan kualitas visual terbaik. PS4 Pro
didesain untuk mencegah hal tersebut dan memastikan gamer-gamer ini
bertahan di eksosistem Playstation itu sendiri. Mereka akan bisa
menikmati game-game tersebut dengan kualitas terbaik dan tertinggi yang
bisa didapatkan.
Melihat tren sebelumnya dimana gamer pindah ke PC di tengah usia konsol
untuk visual terbaik, Sony mendesain PS4 Pro untuk mencegah hal
tersebut terjadi.
Sony sendiri berencana untuk merilis Playstation 4 Pro di tanggal 10
November 2016 mendatang dengan kisaran harga sekitar USD 399. Bagiamana
dengan Anda sendiri? Apakah menurut Anda kehadiran PS4 Pro akan cukup
kuat untuk mencegah gamer yang haus visual terbaik untuk pindah ke PC?
0 komentar:
Posting Komentar